Hukum Tak Sholat Jumat 3 Kali Berturut turut Karena Virus Corona

0
934

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tulisan ini setidaknya bisa menjawab permasalahan di masyarakat terkait meninggalkan sholat jumat.  Saya sangat memahami sebagian kalangan umat islam ada perasaan takut dan khawatir ketika meninggalkan perintah agama, karena  umat islam di masy insya Alloh taat dan patuh terhadap ajaran agama sejak lama, ter masuk sholat jumat

Ada tiga jenis orang yang tidak melaksanakan sholat Jumat.

Pertama,

Orang yang tidak shalat Jumat karena inkar akan kewajiban Jumat, maka dia dihukumi sebagai kafir.

Kedua

orang Islam yang tidak sholat Jumat karena malas,menyepelekan/ngagampangkeun.”Dia meyakini kewajiban Jumat tapi dia tidak sholat Jumat karena kemalasan dan tanpa adanya uzur syar’i, maka dia berdosa, atau ‘ashin. Jika tidak Jumatan tiga kali berturut tanpa uzur maka Allah mengunci mati hatinya,”

Ketiga

orang Islam yang tidak Jumatan karena ada uzur syar’i, maka ini dibolehkan. Menurut pandangan para ulama fikih, uzur syar’i tidak sholat Jumat antara lain sakit. Ketika sakitnya lebih dari 3 kali Jumat pun, dia tidak sholat Jumat tiga kali berturut-turut ataupun pun lebih dia tidak berdosa.

Uzur syar’i berikutnya adalah kekhawatiran terjadinya sakit.  Dalam kondisi ketika berkumpul dan berkerumun itu diduga kuat akan terkena wabah atau menularkan penyakit, maka ini menjadi uzur untuk tidak Jumatan (sholat Jumat),”

Apalagi saat ini ada istilah OTG Orang tanpa gejala, seperti sehat tapi sebenarnya di positif ini yang bahaya.

Dalam  kitab Asna al-Mathalib :

وَقَدْ نَقَلَ الْقَاضِي عِيَاضٌ عَن الْعُلَمَاءِ أَنَّ الْمَجْذُومَ وَالْأَبْرَصَ يُمْنَعَانِ مِنْ الْمَسْجِدِ وَمِنْ صَلَاةِ الْجُمُعَةِ، وَمِنْ اخْتِلَاطِهِمَا بِالنَّاسِ

Pengertian kalimat tersebut adalah: orang yang terjangkit penyakit menular dicegah untuk ke masjid dan sholat Jumat, dicegah juga bercampur dengan orang-orang (yang sehat).

Dalam kitab al-Inshaf disebutkan:

وَيُعْذَرُ فِي تَرْكِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ الْمَرِيضُ بِلَا نِزَاعٍ، وَيُعْذَرُ أَيْضًا فِي تَرْكِهِمَا لِخَوْفِ حُدُوثِ الْمَرَض

“Uzur yang dibolehkan meninggalkan shalat Jumat dan jamaah adalah orang yang sakit tanpa ada perbedaan di kalangan Ulama, Termasuk udzur juga yang dibolehkan meninggalkan sholat Jumat dan berjamaah adalah karena takut terjadinya sakit”

Created : H. Acep Anwar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here